Reference Group, Gaya Hidup, dan Store Atmosphere sebagai Faktor Pembentuk Budaya Nongkrong Konsumen Angkringan

Authors

  • Levia Inggrit Sayekti
  • Muhammad Tamim Irsyad
  • Diah Ayu Novitasari

DOI:

https://doi.org/10.59689/commo.v7i1.1428

Keywords:

Reference Group, Lifestyle, Store Atmosphere, Hangout Culture, Consumer Behavior

Abstract

This study aims to analyze reference groups, lifestyle, and store atmosphere as factors shaping the "hangout culture" among angkringan consumers in Lamongan City. A quantitative, explanatory research approach was employed. Data were collected via questionnaires distributed to 160 angkringan patrons in Lamongan City. Purposive sampling was used for participant selection, and data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that reference groups, lifestyle, and store atmosphere have a positive and significant influence on consumer hangout culture. Collectively, these three variables also significantly affect hangout culture. An Adjusted R-Square value of 0.544 demonstrates that reference groups, lifestyle, and store atmosphere account for 54.4% of the variation in consumer hangout culture, with the remainder attributed to factors outside the research model. Lifestyle emerged as the most dominant variable in shaping hangout culture. The study's implications highlight the importance of understanding social aspects, lifestyle, and venue atmosphere when designing marketing strategies for *angkringan* businesses, thereby enhancing their appeal as spaces for social interaction and community consumption.

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

Ahmad Fauzi, I Nengah Punia, & Gede Kamajaya. (2017). Budaya nongkrong anak muda di kafe (tinjauan gaya hidup anak muda di Kota Denpasar). Jurnal Ilmiah Sosiologi, 1(1).

Amelia, P. D. (2023). Pengaruh reference group terhadap keputusan pembelian alat musik di Toko Musik Suhu Amuntai (Skripsi). Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong.

Arnould, E. J., & Thompson, C. J. (2005). Consumer culture theory (CCT): Twenty years of research. Journal of Consumer Research, 31(4), 868–882. https://doi.org/10.1086/426626

Az Zahra, A., & Lubis, N. W. (2024). Pengaruh store atmosphere dan variasi produk terhadap minat beli ulang pada New Sudu Café. Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(4), 2425–2445.

Bangkit. (2024, November 4). Semarak angkringan di Jl. Lamongrejo, pilihan nongkrong nyaman dan terjangkau di Kabupaten Lamongan. INEWS Lamongan. https://lamongan.inews.id/read/515423/semarak-angkringan-di-jl-lamongrejo-pilihan-nongkrong-nyaman-dan-terjangkau-di-kabupaten-lamongan

Brilie, W. A., & Laily, N. (2021). Pengaruh citra merek, kualitas produk, harga, dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian sarden Bantan di Banyuwangi. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 10(5), 1–15. https://doi.org/10.55606/jurimbik.v1i2.118

Dzulham, M. (2024). Pengaruh gaya hidup pengunjung terhadap keputusan berbelanja di Café H&R Palu (Skripsi sarjana). Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.

Effriando, M., Irwanto, T., & Kurniawan, K. (2024). Pengaruh store atmosphere dan experiential marketing terhadap keputusan pembelian makanan dan minuman angkringan. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital, 3(2), 143–154. https://doi.org/10.37676/jambd.v3i2.6366

Ferdiansyah, A. (2025). Pengaruh store atmosphere dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli ulang di Tanasewa Cafe (Disertasi doktoral). ITEBIS PGRI Dewantara.

Ghazali, F. D. (2024). Budaya baru kaum muda di coffeeshop: Studi kualitatif trend fashion sebagai ruang komunikasi di kawasan Seturan, Yogyakarta (Skripsi). Universitas Islam Indonesia.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hatma, & Farhani, A. (2024). Pengaruh store atmosphere terhadap keputusan pembelian di ACA Mart Murung Pudak Kabupaten Tabalong. JAPB (Jurnal Administrasi dan Perilaku Bisnis).

Hikmah. (2022). Pengaruh konformitas dan perilaku konsumtif mahasiswa terhadap budaya nongkrong di kafe (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya.

Intiar, S., & Putra, D. T. (2025). Kuliner sebagai ekspresi gaya hidup: Studi preferensi restoran modern di kalangan generasi Z dan milenial. Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis, 4(2), 497–508. https://doi.org/10.55606/jupsim.v4i2.5039

Iqbal, M. F., Handoyo, P., & Harianto, S. (2024). Nongkrong dalam perspektif dramaturgi Erving Goffman. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/dimensia.v13i1.65282

Kusumastuti, R. D., & Kusuma, A. S. (2022). Angkringan sebagai ruang publik dan sarana interaksi sosial di Kota Bogor. Jurnal Pustaka Komunikasi, 5(1), 91–105. https://doi.org/10.32509/pustakom.v5i1.1850

Maulana, R. R. D. C. (2024). Peran gaya hidup dan kelompok acuan dalam membentuk keputusan pembelian konsumen Warkop Ontajawa di Gresik. Jurnal Ekonomika Bangsa, 17(2).

Mudjiyanto, B., Yanuar, F., Lusianawati, H., & Rahma, A. A. (2025). Mal sebagai arena pembentukan identitas sosial: Dinamika perilaku konsumtif ‘Rojali-Rohana’ di panggung sosial masyarakat urban. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(1), 2080–2096.

Mubaroq, H., & Aisyah, R. (2021). Pengaruh intensitas kebiasaan nongkrong terhadap pembentukan perilaku social climber. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 2(2), 264–275. https://doi.org/10.29103/jspm.v2i2.5668

Oldenburg, R. (1999). The great good place: Cafes, coffee shops, bookstores, bars, hair salons, and other hangouts at the heart of a community (3rd ed.). Marlowe & Company.

Pine, B. J., II, & Gilmore, J. H. (1999). The experience economy: Work is theatre and every business a stage. Harvard Business School Press.

Pramesta, A., Restuti, S., & Musfar, T. F. (2022). Pengaruh lifestyle dan reference group terhadap keputusan pembelian dan dampaknya terhadap kepuasan konsumen. JOM FEB, 9(1), 1–15.

Puspitaningsih, R., & Setiapuspita, S. (2020). Pengaruh reference group terhadap keputusan pembelian telepon pintar di Kota Bandung. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 9(1), 55–62. https://doi.org/10.26593/jrsi.v9i1.3524.55-62

Raturandang, I. F., Lumanauw, B., & Wenas, R. S. (2025). Pengaruh reference group, lifestyle dan social media marketing terhadap keputusan pembelian. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi (JMBI UNSRAT), 12(2), 649–667. https://doi.org/10.35794/jmbi.v12i2.62457

Rosenbaum, M. S., Ward, J., Walker, B. A., & Ostrom, A. L. (2007). A cup of coffee with a dash of love: An investigation of commercial social support and third-place attachment. Journal of Service Research, 10(1), 43–59. https://doi.org/10.1177/1094670507303011

Sam, Y. K., Husna, H., Lubis, A., & Mufti, R. D. W. (2023). Store atmosphere dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen dimediasi kepuasan konsumen. Inovatif: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital dan Kewirausahaan, 2(1), 35–49. https://doi.org/10.61492/baashima.v1i1.6

Sandala, F. D., Tumbel, A. L., & Tampenawas, J. L. A. (2021). Pengaruh kelompok referensi, persepsi harga, dan store atmosphere terhadap minat beli konsumen. Jurnal EMBA.

Setyani, M. D., Saputra, M. H., & Rahmawati, F. (2024). Pengaruh store atmosphere dan customer value terhadap customer loyalty melalui customer satisfaction. Jurnal Volatilitas, 6(3). https://doi.org/10.47233/jebs.v3i2.775

Shanti, M. (2016). Pengaruh brand image, kualitas produk, dan reference group terhadap minat beli produk kosmetik lipstik Wardah di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 19(5), 1–23.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wardhani, F. K., & Dwijayanti, R. (2021). Pengaruh store atmosphere dan keragaman produk terhadap kepuasan pelanggan. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 5(1). https://doi.org/10.22437/jssh.v5i1.14169

Wulandari, M., & Erianjoni, E. (2021). Perubahan makna nongkrong bagi remaja. Jurnal Perspektif, 4(1), 113–124. https://doi.org/10.24036/perspektif.v4i1.395

Downloads

Published

2026-07-15

Issue

Section

Articles