EPISTEMOLOGI ISLAMISASI PENGETAHUAN SYED M. NAQUIB AL-ATTAS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.59689/incare.v4i3.844Keywords:
filsuf, cendekiawan, teoritikus, intelektualAbstract
Diskursus mengenai pengetahuan, tidak akan terlepas dari proses dialektis. Proyek besar manusia tidak lain ialah berusaha menyingkap kebenaran yang belum tersingkap, diketahui, dan kemudian ditelaah secara epistemologis. Sehingga, untuk menemukan dan menghasilkan sebuah pengetahuan yang rigid, para filsuf, cendekiawan, dan teoritikus melakukan aktivitas-aktivitas intelektual. Berbagai upaya membangun sistem, metode, dan pemahaman yang komprehensif dihadirkan sedemikian rupa untuk menyingkap kebenaran dalam realitas. Progresivitas ilmu pengetahuan, secara historis, dapat ditelisik pada dunia Barat. Signifikasi pengetahuan Barat sangat besar dalam dunia intelektual.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) Array Dendy Wahyu Anugrah, Muhammad Endy Fadlullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


